Pengertian dan Cara Mengatasi Kecemasan Berlebihan

  • August 6, 2022

Kecemasan berlebihan disebut juga anxiety, merupakan kondisi yang dinilai cukup menganggu bagi kehidupan sehari-hari. Saat ini, di era yang serba cepat serta penuh akan tuntutan membuat orang jadi mudah terserang anxiety atau gangguan kecemasan. Sehingga sangat penting bagi kita untuk tau dan paham cara mengatasi kecemasan berlebihan agar hal ini tidak makin memberi efek buruk untuk kita.

Namun sebelum lanjut membahas cara mengatasi kecemasan berlebihan, yuk kita bahas terlebih dahulu mengenai apa itu kecemasan berlebih atau anxiety disorder dan faktor-aktor penyebabnya.

Definisi anxiety menurut para ahli psikologi adalah suatu kondisi kegelisahan, yang dapat berupa perasaan khawatir ataupun takut. Perasaan bisa saja muncul dalam kadar yang ringan dan wajar, namun bisa juga muncul dalam kadar yang berat dan menganggu.

Sebenarnya, setiap orang pasti memiliki kegelisahan atau anxiety di dalam hidupnya. Hal ini merupakan hal yang jawar dan merupakan bagian dari bentuk emosi manusia. Misalnya, seseorang dapat merasa gelisah atau deg-degan saat akan menjalani ujian, atau pada saat akan wawancara kerja, atau bahkan saat akan tampil di atas panggung bagi seorang penyanyi. Kegelisahan yang muncl di momen-momen seperti ini adalah hal wajar.

Namun demikian, ada beberapa orangyang mengalami kecemasan yang berlebihan dan cenderung menjadi anxiety disorder. Kondisi kecemasan yang berlebihan ini menjadikan seseorang gelisah hampir sepanjang waktu dan dapat menganggu keidupan sehari-harinya.

Penyebab Anxiety Disorder atau Kecemasan Berlebih

Beberapa faktor yang dapat memicu munculnya kecemasan yang berlebihan atau anxiety disorder antara lain:

  1. Stress berlebihan

Stress yang berlebihan dapat memicu adanya aktivitas berlebihan dalam otak pada area yang bertanggung jawab untuk mengatur emosi dan tingkah laku. 

Stress juga memicu ketidakseimbangan produksi hormon serotonin dan noradrenaline dalam otak yang bertugas untuk mengontrol perasaan (mood) dan emosi sehingga dapat memicu anxiety disorder.

  1. Trauma

Hal-hal traumatis di masa lalu, seperti kecelakaan, korban bully, korban kekerasan, dan pelecehan semasa kanak-kanak dst, dapat menjadi penyebab seseorang memiliki anxiety disorder.

  1. Kondisi kesehatan yang kurang baik

Seseorang yang sedang menjalani masa pengobatan atau yang memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik bisa memiliki anxiety yan berlebihan. Mereka akan cenderung merasa stress dan khawatir tentang kondisi diri mereka dan mungkin memikirkan hal-hal buruk terhadap diri mereka yang belum tentu terjadi

  1. Konsumsi obat-obatan dan atau alkohol

Orang yang memiliki kecanduan terhadap obat-obatan dan alkohol berpotensi untuk mengalami anxiety disorder. Efek samping dari obat-obatan dan alkohol tersebut dapat memicu ketidakseimbangan hormon bahkan merusak otak sehingga akan lebih mudah terserang kecemasan berlebihan.

  1. Genetika

Genetika dari orang tua yang memiliki anxiety disorder atau gangguan kecemasan dapat  enurun kepada anak-anaknya.  Potensi seseorang mengalami gangguan kecemasa bagi yang memiliki riwayat gangguan kecemasan di keluarganya dapat meningkat hingga 5 kali lipat.

Cara Mengatasi Kecemasan Berlebihan

Jika seseorang telah mengalami gangguan kecemasan yang dirasa mengganggu, maka terdapat dua cara untuk mengatasinya, yakni:

  1. Melakukan konseling atau psikoterapi

Sesi konseling atau psikoterapi dengan seorang psikolog dapat membantu seseorang untuk mengatasi kondisi anxiety disorder yang sedang dialami.

Biasanya psikolog akan membantu kliennya yang memiliki gangguan kecemasan dengan metode terapi kognitif. Terapi ini bertujuan untuk membantu klien dalam mengenali pola pikir dan perilakunya sendiri. Dengan mengasah kepekaan terhadap pola pikir dan perilakunya sendiri, seseorang diharapkan mampu untuk mengolah kesadaran dan responnya terhadap situasi-situasi yang dihadapi atau perasaan yang dirasakan agar menjadi lebih terkontrol dan mengurangi tingkat kecemasan yang berlebih.

  1. Menggunakan obat 

Selain melakukan sesi konseling dengan psikolog, pada kondisi tertentu, cara mengatasi kecemasan berlebihan yang dianjurkan adalah dengan mengkonsumsi obat-obatan. Anjuran ini tentu saja hanya boleh dilakukan oleh dokter spesialis kejiwaan atau psikiater.

Seseorang harus datang pada seorang psikiater untuk mendapat diagnosa secara lengkap serta resep obat yang bisa dikonsumsi untuk mengatasi gejalanya. Salah satu jenis obat yang diresepkan oleh psikiater bagi pasiennya adalah antidepresan. Obat antidepresan bekerja dengan cara mengurangi stress dan meningkatkan mood agar gejala anxiety sang pasien berkurang.

Selain itu, kamu juga dapat menerapkan beberapa tips berikut ini sebagai cara megatasi kecemasan berlebihan:

  • Menerapkan gaya hidup sehat dengan rutin olah raga dan makan-makanan sehat.
  • Istirahat yang cukup.
  • Melakukan meditasi dan latihan pernafasan untuk ketenangan.
  • Mengurangi konsumsi kafein (kopi, teh, cokelat, dll.) dan alkohol yang berlebih.
  • Melakukan hobi-hobi yang menyenangkan dan positif.
  • Membiasakan untuk menulis jurnal atau diary tentang perasaan-perasaan yang dirasakan. Hal ini berguna untuk menyalurkan emosi yang muncul da dirasakan oleh seseorang. Atau bisa juga bercerita pada orang terdekat dan terpercaya atau pada psikolog.

Demikian pembahasan mengenai pengertian dan cara mengatasi kecemasan berlebihan (anxiety disorder). Semoga bermanfaat!

Apa Itu FOMO? Inilah Pengertian, Dampak, dan Cara Mengatasinya

  • August 6, 2022

Banyak aspek dalam kehidupan manusia yang terkadang memiliki tren tertentu seperti teknologi, fesyen, otomotif, perabotan, dan lain-lain. Dalam menyikapi tren, ada sekelompok orang yang memiliki sikap FOMO. Lalu apa itu FOMO? Simak penjelasan dan hal-hal yang berkaitan di bawah ini!

Apa itu FOMO?

FOMO atau yang memiliki kepanjangan fear of missing out adalah perasaan cemas atau takut berlebihan jika ketinggalan suatu berita atau tren tertentu. Rasa takut ini muncul sebagai respon keengganan seseorang bila disebut gaptek, kurang gaul, kudet, atau ketinggalan zaman.

FOMO sendiri banyak dialami oleh penikmat media sosial, terutama anak muda yang cenderung banyak menggali informasi dari berbagai sumber.

Bagaimana FOMO Terjadi?

Setelah mengetahui apa itu, maka selanjutnya adalah mengetahui bagaimana rasa takut ini bisa muncul. FOMO merupakan hasil olah dari amigdala, bagian pada otak yang bertanggung jawab terhadap untuk merespon berbagai ancaman pada manusia. 


Dalam kasus ini, amigdala mencerna informasi seperti barang-barang baru yang belum terbeli, tren yang belum dilakukan, serta persepsi tentang ketinggalan zaman sebagai ancaman. Hal inilah yang akhirnya menciptakan rasa cemas, khawatir, dan stress.


Semakin banyak informasi yang masuk, maka hasil olahan amidala yang menganggap hal tersebut sebagai “ancaman” juga semakin banyak, sehingga frekuensi seseorang untuk mengalami FOMO juga akan semakin sering. 

Efek Sikap FOMO pada Seseorang 

FOMO yang berkelanjutan dapat memberikan beberapa efek pada pelakunya. FOMO dapat membuat seseorang merasa rendah diri, mengalami mood swing, tidak percaya diri, memiliki kecemasan berlebih dalam kehidupan sosial, atau bahkan depresi.

FOMO vs JOMO

Selain FOMO, dikenal pula JOMO atau joy of missing out yang artinya menikmati kehidupan tanpa terlalu memusingkan perubahan tren. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa JOMO merupakan lawan dari FOMO.

JOMO memungkinkan seseorang untuk tidak khawatir berlebihan terhadap perubahan tren, apalagi jika tren tersebut tidak membawa pengaruh apa-apa bagi kehidupannya. Mereka yang memiliki sikap JOMO akan memiliki kesadaran penuh terkait apakah tren yang ada harus diikuti atau tidak. Hal ini membuat mereka lebih santai dan bijak dalam mengambil keputusan.  

Bagaimana Mengatasi FOMO?

Ada beberapa cara yang bisa Anda tempuh untuk mengatasi FOMO dan bisa menuju JOMO agar kehidupan lebih tenang dan lebih bijak dalam menghadapi perubahan tren.

1.Alihkan Fokus

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk mengatasi FOMO adalah mengalihkan fokus. Cobalah untuk mengesampingkan tren dan hal-hal yang berkaitan. Lakukanlah hal lain yang bisa mmbuat pikiran tertuju pada aktivitas yang baru seperti naik gunung, menonton film, atau melakukan kesibukan yang lain.  

2.Rehat Media Sosial

Tak bisa dipungkiri bahwa media sosial menjadi salah satu tempat munculnya FOMO pada seseorang. Mereka yang melihat hal-hal baru di dunia maya akan merasa tidak percaya diri bila tidak mengikutinya. Oleh karena itu bila ingin menghilangkan atau setidaknya mengurangi kemunculan FOMO, maka rehat sejenak dari media sosial bisa menjadi solusi. 

Setelah kondisi batin dan mental membaik, serta bisa menerima keaadan, maka bisa menggunakan kembali media sosial. 

3.Temukan Relasi di Dunia Nyata

Tips ini bisa dilakukan sembari rehat dari media sosial. Cobalah untuk mencari relasi atau teman di dunia nyata. Ajak mereka untuk membicarakan hal-hal lain atau melakukan aktivitas bermanfaat seperti olahraga dan memasak agar bisa bantu menghilangkan gejolak perasaan terakit dengan tren yang ada.

4.Berusaha Bersyukur

Cara menghilangkan FOMO yang mungkin mudah tapi sering terabaikan adalah bersyukur. Terimalah apa yang dialami saat ini.Sadarilah bahwa yang dimiliki dan dialami saat ini adalah yang terbaik serta belum tentu bisa dimiliki orang lain. Dengan begitu, seseorang bisa selangkah lebih dekat menuju JOMO.

Itulah penjelasan mengenai apa itu FOMO berikut proses terjadi, efek, serta cara mengatasinya.

Simak Penjelasan Apa itu Bipolar Disorder

  • August 6, 2022

Orang-orang yang memiliki bipolar disorder cenderung sering mengalami perubahan susana energi, hari, serta aktivitas yang dapat mengganggu kegiatan sehari-hari. Namun, sebenarnya apa itu bipolar disorder? Mari simak penjelasannya berikut ini.

Apa Itu Bipolar Disorder?

Belakangan ini sedang marak tentang pembahasan berbagai macam penyakit mental atau kejiwaan, salah satunya adalah bipoler disorder, Namun bipolar disorder itu apa sih? Mari simak penjelasannya berikut.

Bipolar disorder adalah kondisi gangguan kesehaan mental yang ditandai dengan munculnya perubahan susana hati yang terbilang ekstrem. Dilansir dari National Alliance on Mental Illnes (NAMI), penyakit ini telah mempengaruhi lebih dari 10 juta penduduk Amerka Serikat atau sekitar 2,8% dari populasi penduduk yang ada di sana.

Bipolar disorder sendiri terdiri dari 3 jenis, yakni:

1. Bipolar disorder I

Yakni gangguan mental yang biasanya membuat orang yang mengalami penyakit ini melewati setidakna satu fase mania yang kemudian diikuti oleh fase hipomania atau depresi mayor. Bahkan, beberapa kasus membuktikan bahwa mania bisa memicu psikosis.

2.Bipolar disorder II

Yakni gangguan mental yang biasanya ditunjukkan dengan mengalami setidaknya satu fase yakni depresif berat dan hipomanisa, namun belum sampai mengalami fase mania.

3. Siklotimia

Dalam kondisi ini, para penderta biasanya mengalami banyak gejala depresi dan hipomania.

Bipiolar disorder II tidak sama dengan bipoler disorder I. Biasanya, fase manik bipolar disorder I bisa menjadi lebih parah dan berbahaya. Sedangkan bipolar disorder II bisa mengalami depresi yang lama yang bisa menyebabkan gangguan signifikan.

Apa Penyebab Bipolar Disorder?

Setelah mengetahui apa itu bipolar disorder, mari ketahui penyebab dari penyakit mental ini. Beberapa gejala uama dari bipolar disorder adalah perubahan suasana hati dan energi.

Berikut beberapa penyebab terjadinya bipolar disorder.

1. Genetika 

Bipolar disorder bisa terjadi karena faktor genetika. Jika kamu memiliki keluarga dengan riwayat penyakit utama, kemungkinan lebih besar bagi seseorang untuk mengalami penyakit yang sama.

2. Faktor Lingkungan 

Selain faktor genetik, faktor lingkungan juga bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya bipolar disorder. Faktor lingkungan seperti stres yang ekstrem dan berlebihan, pengalaman traumatis, serta penyakit fisik juga bisa menjadi penyebab munculnya bipolar disorder.

Ciri-ciri Penyakit Bipola Disorder

Terdapat beberapa ciri-ciri bipolar disorder yakni depresi berat atau suasana hati yang menurun. Gejalanya pun bervariasi tiap orang. Bagi sebagian orang, satu episode mungkin saja bisa berlangsung dalam jangka berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

Hipomania dan mania

Mania merupakan kondisi saat orang dengan gangguan bipolar bersemangat secara fisik serta mental. Sedangkan hipomanisa adalah mania yang lebih ringan juga tidak terlalu ekstrem. Berikut gejala pada fase ini:

  • Memiliki kinerja yang buruk di tempat kerja ataupun sekolah
  • Namun merasa dirinya mampu untuk melakukan apapun
  • Sikapnya ramah dan terbuka namun terkadang cukup agresif
  • Terlibat dengan perilaku yang berisiko

Merasakan euforia

Euforia adalah kondisi emosional seseorang yang bisa membuat orang tersebut merasa bahagia, percaya diri, dan bersemangat. Berikut adalah beberapa gejala dalam fase ini:

  • Memiliki harga diri dan tingkat kepercayaan yang tinggi
  • Banyak bicara dan gaya bicaranya cepat
  • Sering melompat topik pembicaraan ke topik lain
  • Memillki ide-ide yang aneh
  • Tidak menyadari atau menyangkal sesuatu yang salah
  • Menghabiskan uang untuk belanja narkoba
  • Mengonsumsi alkohol

Gejala depresi

Dalam mengalami fase ini, seseorang akan mengalami gejala berikut, seperti:

  • Murung dan putus asa
  • Sedih
  • Cemas tentang masalah sepele
  • Insomnia
  • Mengalami sakit fisik
  • Rasa bersalah yang tidak tepat
  • Makan lebih sedikit atau lebih banyak disertai dengan penurunan atau penambahan berat badan
  • Sering merasa sangat kelelahan
  • Sulit untuk fokus
  • Berpikiran untuk bunuh diri
  • Psikosis

Itulah penjelasan dan ciri-ciri dari bipolar disorder. Semoga artikel ini menjawab pertanyaan apa itu bipolar disorder, ya!

Smegma Vagina dan Pentingnya Jaga Kebersihan Organ Kewanitaan

  • August 6, 2022

Pernah mendengar istilah smegma vagina? Yuk cari tahu di sini apa itu smegma vagina. Informasi ini perlu kamu ketahui untuk aktif menjaga kebersihan dan kesehatan organ kewanitaan.

Smegma vagina bukan sebuah kondisi kesehatan yang mengkhawatirkan. Namun, kamu perlu waspada sebab kondisi ini bisa berkembang mengundang bakteri jahat jika kamu mengabaikannya. Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Pengertian Smegma Vagina

Smegma adalah bercak putih pada area lipatan kelamin wanita maupun pria. Smegma dihasilkan oleh penumpukan minyak tubuh, sel kulit mati, dan keringat pada area kelamin yang tidak ikut terangkat saat pembersihan. 

Sebenarnya bercak ini adalah cairan alami yang dikeluarkan oleh tubuh agar kulit kelamin tidak kering. Namun, ada kalanya smegma menumpuk di dalam lipatan kulit dan menciptakan rasa tidak nyaman.

Kamu mungkin menemukan bercak smegma vagina pada bagian lipatan labia atau area klitoris. Teksturnya menyerupai bubur sehingga banyak yang menganggap bercak ini adalah keju atau cairan keputihan.

Namun, sebenarnya smegma lebih padat, tidak secair bercak keputihan. Warnanya juga bervariasi pada tiap orang. Kamu bisa memiliki smegma yang sangat putih sementara pada wanita lain warnanya cenderung lebih gelap.

Akibat Penumpukan Smegma

Smegma bukan kondisi yang berbahaya. Selain itu, kamu bisa menanganinya sendiri dengan melakukan proses pembersihan area kelamin. Namun, smegma yang dibiarkan menumpuk bisa mengeras dan dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, bengkak, bahkan peradangan. 

Peradangan yang disebabkan oleh penumpukan smegma disebut balanitis. Pada kondiis tersebut, tudung klitoris bisa menempel pada batang klitoris sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman atau bahkan menyakitkan. 

Oleh karena itu, jika kamu menemukan bercak ini pada area organ kewanitaanmu, segera lakukan pembersihan yang tepat ya. 

Cara Tepat Membersihkan Organ Kewanitaan dari Smegma

Sebelum terjadi penumpukan smegma, kamu perlu tahu bahwa organ intim kewanitaan perlu dibersihkan secara rutin. Proses ini juga membutuhkan cara yang tepat agar tidak mengundang masalah baru. Ingat hal-hal berikut ini saat kamu melakukan pembersihan pada organ kewanitaan:

  • Bersihkan kelamin dengan menggunakan air hangat. Kamu bisa menambahkan sabun, tetapi pilih yang tanpa pewangi. 
  • Gunakan handuk lembut (wash lap) untuk membersihkan area lipatan yang sulit dijangkau. 
  • Lakukan pembersihan minimal sekali sehari.
  • Tidak perlu memberi bedak pada alat kelamin karena itu justru bisa menyebabkan iritasi.

Jika kamu memiliki keluhan keputihan, coba perhatikan cairan yang muncul. Cermati bau, nyeri, gatal, atau sensasi terbakar pada area kewanitaanmu. Untuk memastikan kondisi kebersihan dan kesehatan, berkonsultasilah dengan dokter dan dapatkan pengobatan lebih lanjut jika diperlukan.

Mencegah Smegma Vagina

Organ intim kewanitaan ini cukup sensitif terhadap bakteri. Oleh karena itu, kamu memang perlu memberi perhatian terhadap kebersihan dan cara terbaik merawatnya.

  • Bersihkan area kelamin secara rutin, setiap selesai buang air dan setelah melakukan hubungan intim.
  • Perhatikan penggunaan celana dalam yang nyaman. Pilih bahan katun halus yang tidak panas untuk menjaga pH organ.
  • Sebisa mungkin hindari pemakaian stoking nilon, legging, atau ikat pinggang yang sempit dan menjebak kelembaban pada area kelamin. 
  • Untuk wanita, tidak perlu menggunakan produk kebersihan kewanitaan khusus, misalnya semprotan pembersih kewanitaan, minyak, atau produk berminyak lain. 

Organ kewanitaan cukup dibersihkan secara rutin dengan air atau air hangat. Dengan kata lain, sebenarnya menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim dari smegma vagina bukanlah hal sulit. Kuncinya adalah disiplin kebersihan. 

8 Tips Perjalanan Jarak Jauh Tetap Menyenangkan Saat Menstruasi

  • August 6, 2022

Menstruasi tentu saja dapat datang kapan saja, termasuk ketika kamu sedang melakukan traveling. kamu tentu tidak ingin menstruasi membuat perjalanan jarak jauh yang sudah direncanakan menjadi tidak menyenangkan. Oleh karena itu, ketahui tips-tips berikut ini untuk membuat perjalananmu tetap Pmenyenangkan meskipun sedang menstruasi.

  • Gunakan pakaian yang nyaman

Selama melakukan perjalanan jarak jauh, kamu mungkin akan menghabiskan waktu untuk berjalan-jalan. Oleh karena itu, pastikan kamu menggunakan pakaian senyaman mungkin.

Gunakan pakaian yang tidak terlalu ketat sehingga area pangkal paha bisa bebas ‘bernapas’ serta memakai pakaian dalam yang nyaman. Hindari celana ketat karena gesekan antara celana, pembalut dan paha dapat menyebabkan ruam kulit yang tentu saja dapat menganggu waktu liburan.

  • Sedia pembalut

Jika kamu mencatat siklus menstruasi, tentu kamu dapat memprediksi kapan menstruasi datang. Jika kebetulan tanggal menstruasi selanjutnya bersinggungan dengan tanggal traveling, pastikan untuk tidak melewatkan pembalut ketika berkemas.

Pastikan untuk membawa pembalut yang cukup untuk digunakan selama perjalanan jarak jauh, terutama jika kamu berencana untuk traveling ke luar negeri. Karena pembalut yang biasa kamu gunakan tersedia di negara tujuan. Hal tersebut untuk berjaga-jaga jika pembalut yang ada di negara tersebut tidak cocok dengan kulitmu.

  • Ganti pembalut secara berkala

Ketika sedang bersenang-senang selama traveling, kamu mungkin akan lupa bahwa sedang menstruasi sehingga lupa untuk mengganti pembalut. Padahal pembalut yang tidak diganti secara berkala dapat menyebabkan bau serta kemungkinan pembalut bocor tentu membuatmu menjadi tidak nyaman.

Pastikan untuk rajin mengganti pembalut setiap 4-6 jam atau ketika kamu sudah merasa tidak nyaman.

  • Selalu jaga kebersihan

Menjaga vagina tetap bersih ketika menstruasi adalah hal yang penting. Selalu basuh vagina sampai bersih dan pastikan untuk mengeringkannya sebelum mengganti pembalut.

Basuh vagina dari arah depan ke belakang sehingga bakteri tidak akan terbawa ke vagina yang dapat menyebabkan infeksi saluran kemih. 

  • Sedia obat

Sebagian besar wanita pasti merasakan nyeri perut ketika menstruasi. Beberapa wanita bahkan mengalami sakit kepala dan punggung yang tentunya dapat membuat perjalanan tidak nyaman.

Oleh karena itu, pastikan untuk selalu membawa obat-obatan yang dapat mengurangi rasa sakit yang muncul selama menstruasi sehingga perjalananmu tetap menyenangkan.

  • Lakukan peregangan

Peregangan atau stretching dapat membuat otot rileks dan dapat mengurnagi nyeri kram perut akibat menstruasi. Ada berbagai jenis olah raga yang dapat kamu lakukan, pilihlah yang sesuai dengan kemampuan dan kesukaanmu,

  • Hindari makanan dan minumam khusus

Saat menstruasi kamu perlu mengindari beberapa makanan dan minuman sehingga perjalananmu tidak terganggu. Makanan yang perlu kamu hindari adalah makanan olahan, makanan olahan mengandung kadar garam yang tinggi sehingga dapat menyebabkan perut kembung.

Selain itu, makanan tinggi lemak juga harus dihindari karena dapat berpengaruh terhadap aktivitas hormon dalam tubuh. Perubahan hormone ketika menstruasi selalu beriringan dengan perut kembung dan nyeri pada payudara.

Minuman kafein juga sebaiknya kamu hindari karena dapat menambah kecemasan, depresi serta nyeri payudara yang membuatmu menjadi tidak nyaman selama perjalanan.

  • Konsumsi makanan sehat

Untuk menjaga kondisi tubuh, pastikan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat, seperti makanan tinggi zat besi sehingga kamu tidak terserang anemia saat menstruasi. Dan untuk mengganti cairan tubuh yang hilang selama perjalanan, kamu harus mengonsumsi banyak air putih. 

Itulah beberapa tips yang perlu kamu ketahui supaya perjalanan jarak jauh tetap menyenangkan meskipun kamu sedang menstruasi. Ikuti tips-tips tersebut untuk mendapatkan pengalaman traveling yang menyenangkan.

4 Manfaat Lakukan Tes Kesehatan Mental

  • July 6, 2022

Masih banyak dari kita yang berpikir jika mengikuti tes kesehatan mental dilakukan hanya bila merasa ada yang tidak normal dalam mental atau kejiwaan. Nyatanya, melakukan tes untuk cek kesehatan mental bisa diikuti siapa pun dan dalam kondisi apa pun. Biasanya dalam beberapa hal, tes ini wajib dijalani.

Misalnya pada tes kesehatan mental online sebagai rangkaian tes masuk perguruan tinggi, lembaga pemerintah, dan banyak lagi. Kondisi mental akan sangat berpengaruh terhadap keseharian seseorang, hingga bagaimana orang tersebut menghadapi setiap masalah dalam rutinitas sehari-hari.

Mengapa Tes Kesehatan Mental Itu Penting?

Selain mendeteksi adanya gangguan mental dalam berbagai jenis dan tingkatan, banyak manfaat lain yang bisa kamu dapatkan dari mengikuti tes kesehatan satu ini. Termasuk ketika kamu ingin mendapatkan perasaan yang lebih tenang dan bisa menjalani kehidupan lebih bahagia.

Sebab, kamu jadi bisa lebih memahami apa yang sedang terjadi dalam tubuh. Khususnya kondisi mental yang terkadang tidak disadari bisa mengganggu aktivitas, serta menurunkan tingkat produktivitas. Berikut manfaat melakukan tes kesehatan mental, di antaranya:

  1. Mendeteksi Gejala Gangguan Mental

Banyak penderita gangguan mental yang cenderung ‘denial’ dan menolak untuk memahami gejala yang sering mereka rasakan. Mengikuti tes akan memberi kesadaran bahwa gejala-gejala tersebut tergolong penyakit gangguan mental dan harus segera diatasi.

Contohnya, gangguan kecemasan dengan gejala berupa muda merasa panik, tidak tenang, sesak napas, mual, alami kesulitan tidur, sulit konsentrasi, dan lainnya. Sekilas gejala yang dirasakan terlihat biasa saja, tapi nyatanya hal tersebut menjadi gejala awal gangguan kecemasan.

  1. Menghindari Risiko Gangguan Mental Tingkat Lanjut

Berbagai macam tes kesehatan mental Kemenkes ataupun dari swasta memiliki manfaat untuk hindari risiko gangguan mental berkembang ke tingkat lebih lanjut. Sama seperti gangguan kesehatan tubuh, bila diabaikan akan berisiko menjadi semakin parah.

Nantinya gejala yang kamu rasakan pun semakin mengganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan bisa memicu kehilangan kesadaran dan menimbulkan penyakit lain yang berhubungan dengan kesehatan fisik.

  1. Mengatasi Ketergantungan

Tes kesehatan pada mental juga bermanfaat untuk mengatasi ketergantungan. Ada banyak dari kita yang memiliki rutinitas yang tergolong ‘salah’ atau ‘tidak normal’. Seperti konsumsi obat-obatan, menggunakan narkoba, ketergantungan pada alkohol, tidak bisa lepas dari berjudi, serta banyak ragam rutinitas lainnya yang membutuhkan rehabilitasi dan bimbingan profesional dalam mengatasinya.

Paling sederhana, ketergantungan minum obat tidur karena hampir setiap malam alami insomnia. Insomnia sendiri menjadi salah satu gejala dari gangguan mental yang termasuk fatal. Ditambah dengan ketergantungan obat tidur yang tentu tidak sehat bagi tubuh bila dikonsumsi dalam jangka panjang.

  1. Mendukung Hidup Sehat

Menjalani rangkaian tes gangguan kesehatan mental menjadi kegiatan yang menggambarkan bahwa kamu mendukung untuk bisa hidup lebih sehat. Karena kesehatan bukan hanya mengenai fisik saja, tapi kesehatan mental juga tidak kalah penting.

Banyak contoh tes kesehatan mental yang bisa kamu temukan di internet. Website di bidang psikolog pun banyak yang menawarkan tes gratis secara praktis. Kamu pun bisa coba kunjungi langsung klinik atau rumah sakit bila ingin lakukan tes di bawah bimbingan psikolog dan psikiater profesional.

Penting melakukan tes kesehatan mental bila kamu berisiko alami gangguan mental baik dari segi kondisi batin, alami stres berkepanjangan, lingkungan, maupun faktor genetik. Mereka yang memiliki orang tua dengan kondisi gangguan mental lebih rentan, meski penyakit jiwa bukan penyakit menular dan bukan penyakit yang diturunkan secara genetik.

Sunat Bayi Perempuan, Adakah Manfaat dan Apa Bahayanya?

  • July 5, 2022

Sunat bayi perempuan merupakan hal yang kontroversial hingga sekarang. Pasalnya, praktik ini terbukti membawa banyak masalah dibanding manfaat. Dalam istilah medis, sunat bayi perempuan disebut dengan female genital mutilation.

Lebih dari 200 juta wanita telah melakukan prosedur ini, mayoritas dari mereka berasal dari Afrika dan Timur Tengah. Mayoritas para wanita tersebut disunat sebelum berusia 15 tahun atau saat masih bayi. 

Apa Itu Sunat Bayi Perempuan? 

Sunat perempuan adalah prosedur pengangkatan sebagian atau seluruh alat kelamin wanita non-medis, bagian yang dibuang tidak hanya kulup atau lipatan kulit yang mengelilingi klitoris bahkan sampai klitorisnya pun dibuang. 

Alasan dilakukannya sunat ini adalah karena faktor sosial dan budaya. Di beberapa tempat, sunat merupakan syarat seorang wanita sebelum menikah. Sejak 1997, prosedur ini resmi dilarang WHO karena berdampak buruk bagi kesehatan. 

Tipe Sunat Bayi Perempuan 

Praktik sunat bayi perempuan dianggap membawa dampak negatif dan juga merupakan suatu bentuk pelanggaran hak asasi manusia. Sayangnya, masih banyak orang yang melakukan prosedur ini. 

Secara umum sunat bayi perempuan dikategorikan menjadi 4 tipe ,yaitu: 

  • Sunat perempuan tipe 1 (clitoridectomy) 

Sunat ini dilakukan dengan cara mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar klitoris, yaitu pada bagian luar yang terlihat dari klitoris atau kulit klitoris. Klitoris merupakan bagian paling sensitif dari alat kelamin wanita. 

  • Sunat perempuan tipe 2 (excision)

Sunat ini dilakukan dengan cara mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar klitoris beserta labia minora dengan atau tanpa pengangkatan labia mayora. 

  • Sunat perempuan tipe 3 (infibulation) 

Sunat ini dikenal juga dengan tindakan menyempitkan lubang vagina dengan cara membuat segel penutup. Segel ini dibuat dengan proses memotong dan mengatur ulang posisi labia minora atau labia minora. Terkadang, sunat jenis ini disertai prosedur jahitan dengan atau tanpa membuang kelenjar klitoris. 

  • Sunat perempuan tipe 4 

Khusus tipe terakhir ini tanpa adanya unsur medis, sunat dilakukan dengan cara lebih ekstrim, yaitu dengan cara mengikis, memotong, menusuk, atau membakar dengan tujuan merusak alat kelamin wanita. 

Hingga saat ini, sekitar 90% kasus sunat wanita merupakan tipe 1,2, dan 4. Adapun 10% sisanya menjalani sunat tipe 3. Khusus bayi perempuan yang menjalani sunat tipe 3, suatu hari nanti ketika ia dewasa hendak menikah atau melahirkan harus menjalani operasi pembukaan ulang yang menyakitkan. 

Bahaya Sunat Bayi Perempuan 

Sunat perempuan bukannya memberikan manfaat bagi kesehatan justru malah membawa dampak buruk. Belum lagi, prosedur ini juga melanggar HAM karena prosesnya menyakiti organ genital wanita sehat dan normal. 

Tidak hanya fungsi alami alat kelamin yang terganggu, bahaya sunat bayi perempuan juga memberikan dampak negatif yang bisa diterima tubuh bayi perempuan,  di antaranya sebagai berikut: 

  • Rasa sakit luar biasa 
  • Terjadinya pendarahan berlebih 
  • Demam
  • Pembengkakan jaringan genital wanita 
  • Infeksi 
  • Terjadi masalah saat buang air kecil atau berkemih 
  • Gangguan penyembuhan luka pada daerah yang disunat 
  • Kematian 

Selain beberapa efek negatif sunat  bayi perempuan di atas, masih ada beberapa risiko komplikasi yang bisa terjadi seperti berikut: 

  • Kesehatan vagina terganggu dan mulai muncul masalah, seperti keputihan, bacterial vaginosis, dan timbulnya rasa gatal 
  • Terbentuknya jaringan parut dan keloid 
  • Timbulnya masalah menstruasi, seperti kesulitan mengeluarkan darah menstruasi 
  • Risiko mengidap kista dan terganggunya kesuburan alat reproduksi 
  • Kesulitan ketika berhubungan seksual dan timbulnya rasa nyeri atau tidak nyaman
  • Risiko persalinan menjadi lebih tinggi, seperti kesulitan bersalin 
  • Meningkatkan risiko kematian bayi baru lahir 
  • Masalah psikologis, seperti trauma dan depresi 

Berdasarkan data dari WHO, biaya pengobatan yang dikeluarkan untuk mengobati masalah komplikasi dari sunat bayi diperkirakan hingga kini mencapai US$1,4 miliar atau setara dengan Rp20 triliun. 

Sunat bayi perempuan sebaiknya tidak dilakukan jika kondisi alat kelaminnya normal. Mengubah bentuk atau melukainya secara sengaja bukannya membawa manfaat justru malah membawa dampak buruk yang serius.

Simak 7 Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

  • March 7, 2022

Jika kamu memiliki bayi mungkin tidak jarang melihat bagian belakang bayi terdapat ruam. Biasanya ruam ini berupa kemerahan dan gatal-gatal yang membuat bayi kamu rewel. Umumnya gangguan ini disebut ruam popok.

Kamu tidak perlu takut, di artikel ini akan dijabarkan penjelasan mengenai ruam popok dan cara mengatasi ruam popok pada bayi. Yuk, baca ulasan berikut ini.

Apa itu ruam popok?

Ruam popok merupakan kondisi yang umum terjadi pada bayi. Keadaan ini terjadi akibat iritasi kulit di area yang sering tertutup popok terutama di bagian pantat dan alat kelamin. Namun, ruam juga bisa ditemukan di bagian lain seperti di paha.

Jika bayi kamu menunjukkan rasa kesakitan, tidak nyaman maupun merengek, bisa jadi bayi sedang mengalami ruam popok. Kamu tidak perlu panik, ada ragam cara mudah mengatasi ruam popok pada bayi.

Penyebab ruam popok

Ruam popok diakibatkan oleh beberapa hal, seperti berikut ini:

  1. Gesekan pada popok

Terus-terusan menggunakan popok tentunya semakin besar gesekan terjadi. Ini lah yang menimbulkan risiko ruam popok semakin besar. Apalagi jika kualitas popok tidak bagus bisa menimbulkan iritasi pada kulit bayi. 

  1. Iritasi karena kotoran

Menurut studi, kotoran yang dikeluarkan bayi seperti air kencing dan tinja juga memicu kemungkinan besar ruam popok. Popok digunakan terlalu lama dan tidak diganti segera saat bayi telah mengeluarkan kotoran.

  1. Infeksi bakteri dan jamur

Kondisi lembab merupakan pemicu utama timbulnya infeksi bakteri dan jamur. Bagian yang rawan muncul infeksi tersebut adalah paha, bokong, dan alat kelamin.

Ciri-ciri ruam popok

Kamu wajib mengetahui ciri-ciri ruam popok jika terjadi pada bayimu, simak ciri-cirinya di bawah ini:

  • Bintik-bintik merah pada bagian rawan
  • Ukuran bintik-bintik makin membesar
  • Kulit kering hingga mengelupas
  • Kulit bayi memerah
  • Bayi tidak merasa nyaman saat mengeluarkan kotoran

Apakah ruam popok berbahaya?

Sebagai orang tua, kamu pasti sangat takut jika ruam popok membahayakan bayi. Namun, kamu tidak perlu terlalu khawatir karena ada beberapa solusi untuk menyembuhkan ruam popok pada bayi. Penyakit ini sangat umum terjadi bayi, apalagi jika kulit bayi sangat sensitif.

Alangkah baik jika kamu juga berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui secara pasti kondisi yang dialami bayi dan mendapatkan solusi terbaik untuk mengatasi ruam popok.

Cara mengatasi ruam popok pada bayi

Berikut adalah cara yang bisa kamu terapkan untuk mengobati ruam popok pada bayi, yuk simak!

  1. Cuci tanganmu hingga bersih sebelum mengganti popok bayi
  2. Sesuaikan ukuran popok dengan bayi agar tidak terlalu ketat maupun longgar
  3. Segera ganti popok jika bayi telah mengeluarkan kotoran
  4. Bersihkan area pantat, kelamin, dan paha bayi dengan sabun
  5. Setelah dibersihkan, pastikan area rawan benar-benar kering
  6. Oleskan krim khusus ruam popok pada area rawan
  7. Tunggu olesan krim tersebut mengering kemudian pasangkan popok baru

Salep ruam popok

Untuk mempercepat pemulihan ruam popok, gunakan salep terbaik untuk mengatasi ruam popok pada bayi. Berikut adalah salep-salep ruam popok pada bayi:

  • Salep hidrokortison
  • Salep zinc oxide
  • Krim antijamur
  • Krim antibiotik
  • Petroleum jelly

Demikian ulasan mengenai cara mengatasi ruam popok pada bayi. Semoga bayi kamu lekas membaik, ya!

Perhatikan Cara Menjemur Bayi yang Benar Menurut Ahli

  • March 7, 2022

Bagi kamu yang baru melahirkan atau punya bayi, menjemur bayi di bawah sinar matahari adalah salah satu rutinitas baru. Namun, tahukah kamu jika menjemur bayi tidak boleh asal-asalan? Pasalnya jika kamu menjemur bayi tanpa menilik cara-cara terlebih dahulu bisa mengakibatkan kerusakan kulit pada bayi.

Oleh karena itu, penting bagi kamu dan pasanganmu untuk mengetahui ilmu tata cara menjemur bayi yang benar. Ada beberapa hal yang bisa kamu terapkan untuk menjemur bayi, simak penjelasan di bawah ini!

Menjemur bayi baru lahir

Menurut studi, di pertengahan abad ke -19 diketahui bahwa paparan sinar matahari memiliki dampak baik terutama bagi penderita penyakit rickets atau penyakit kelainan tulang akibat kekurangan vitamin D, fosfat, dan kalsium. Selain itu, sinar matahari juga digunakan untuk menyembuhkan bayi yang terkena penyakit kuning dengan menjemur bayi dari dalam ruangan melalui jendela selama 10 menit.

Di sisi lain, jika menjemur bayi di bawah paparan sinar matahari terlalu lama dapat membaa dampak negatif seperti mengakibatkan kanker kulit. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk tahu cara-cara menjemur bayi yang benar. Agar manfaat dari sinar matahari bisa bayi peroleh.

Manfaat menjemur bayi baru lahir

Menurut studi, vitamin D yang dihasilkan oleh sinar matahari dapat membntu menyerap fosfor dan kalsium dari makanan yang berguna untuk pertumbuhan gigi dan tulang. Masih banyak manfaat-manfaat lain yang bisa bayi peroleh, seperti berikut:

  • Menjaga kesehatan otot
  • Menambah hormon serotonin
  • Meningkatkan insulin di dalam tubuh
  • Membantu regulasi hormon melatonin
  • Menghindari dari penyakit diabetes saat dewasa
  • Membangun sistem tubuh yang lebih kuat
  • Mencegah berbagai penyakit akibat kekurangan vitamin D
  • Menyembuhkan penyakit kuning ringan

Cara menjemur bayi dengan tepat

Manfaat-manfaat tersebut akan tercapai jika kamu menjemur bayi dengan benar dan tepat. Pastikan kamu mengaplikasikan cara-cara di bawah ini:

1. Memilih waktu menjemur yang tepat

Saat kamu akan menjemur bayi, pastikan kamu menghindari waktu dimana sinar matahari mengandung ultraviolet tinggi. jam 7 – 10 pagi adalah waktu yang tepat untuk menjemur bayi.

2. Tidak melepas pakaian

Kamu tidak perlu melepas baju bayi saat menjemur. Dokter justru menyarankan agar bayi tetap menggunakan pakaian saat dijemur, tidak hanya pakaian saja tetapi pakaikan topi dan tabir surya untuk bayi. Vitamin D tetap terserap dengan baik meskipun bayi menggunakan pakaian.

Melepas pakaian bayi saat menjemur dikhawatirkan potensi kerusakan kulit pada bayi hingga memicu munculnya kanker kulit pada bayi. Jika kamu tidak ingin bayi menggunakan tabir surya, kamu tidak perlu mengoles tabir surya pada bayi. Usia di bawah 6 bulan sebaiknya tidak menggunakan tabir surya karena kulitnya yang masih sensitif. Namun, jika bayi berusia 6 bulan di atas, kamu dibolehkan mengolesi tabir surya pada bayi dengan minimal SPF 15. 

3. Gunakan pelindung mata

Bayi masih sangat sensitif terutama bagian mata jika terkena langsung paparan sinar matahari. Gunakan kacamata bayi agar retina mata tidak dipengaruhi sinar matahari.

4. Perhatikan sensitifitas kulit bayi

Jika bayimu memiliki sensitifitas kulit yang tidak umum seperti bayi biasanya, alangkah baik jika kamu mengkonsultasikan terlebih dahulu pada dokter sebelum menjemur bayi. Dokter akan memberikan saran-saran tepat untuk menjemur bayi. Jika kamu menggunakan kehendakmu sendiri, dikhawatirkan memicu kerusakan kulit pada bayi yang memiliki sensitifitas kulit.

5. Usia bayi 

Cara menjemur bayi berbeda-beda berdasarkan usia bayi. Menurut studi, usia bayi 0 – 6 bulan tidak dibolehkan dijemur di bawah paparan sinar matahari secara langsung. Konsultasikan pada dokter untuk penjemuran yang tepat bagi bayi berusia 0 hingga 6 bulan. Sedangkan usia 6 bulan ke atas dibolehkan dijemur di bawah paparan sinar matahari secara langsung.

Tips menjemur bayi secara aman

Ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan agar bayi tetap aman saat dijemur, simak penjelasan berikut ini:

1. Posisi menjemur bayi

Perhatikan posisi menjemur bayi dengan benar. Kamu bisa menggendong bayi maupun meletakkan bayi dalam posisi tidur. Pastikan bayi terlihat nyaman saat dijemur.

2. Gunakan stroller

Selain menggendong atau meletakkan bayi dalam posisi tidur, kamu juga bisa meletakkan bayi di dalam stroller selama dijemur. Ini juga akan memudahkan kamu menjemur bayi tanpa rasa lelah dan khawatir tempat yang tidak bersih.

3. Menjemur sebelum mandi

Alangkah baik jika kamu memandikan bayi setelah berjemur pagi. Kebiasaan ini membuat bayi kamu lebih bersih dan terlihat segar. 

Berapa lama menjemur bayi?

Menjemur bayi yang baik dibutuhkan waktu sekitar 10 hingga 30 menit di pagi hari. Durasi tersebut bisa disesuaikan lagi dengan kondisi geografis tempat yang kamu tinggali. Kamu bisa menjemur bayi sebanyak 6 kali dalam seminggu atau total 60 menit dalam seminggu. Jangan menjemur bayi terlalu lama agar tidak menimbulkan penyakit-penyakit yang membahayakan bayi.

Cara-cara tersebut bisa kamu aplikasikan saat menjemur bayi. Supaya lebih aman, kamu bisa berkonsultasi pada dokter agar lebih meyakinkan.

bayi alergi susu sapi

Jangan Panik, Kenali Ciri-ciri Bayi Alergi Susu Sapi

  • February 10, 2022

Bayi alergi susu sapi adalah salah satu hal yang sering terjadi. Namun bagi sebagian ibu yang baru memiliki bayi, terkadang hal ini membuat suatu kekhawatiran tersendiri. Sebab, bayi alergi susu sapi dapat menyebabkan beberapa hal yang dapat mengganggu kenyamanan bayi. Tapi seperti apa sebenarnya ciri-ciri bayi alergi susu sapi yang perlu ibu ketahui? Yuk simak informasinya agar ibu tidak khawatir lagi.

Kenali alergi susu sapi sejak dini
Alergi susu sapi pada bayi umumnya disebabkan oleh protein atau laktosa yang ada dalam kandungan susu sapi. Presentase bayi mengalami alergi susu sapi sebesar 7% untuk bayi di bawah usia satu tahun. Alergi susu sapi pada bayi dapat dilihat dari respon yang diberikan tubuh bayi sesaat setelah mengonsumsi susu sapi.

Apa saja penyebab bayi alergi susu sapi?
Selain kandungan protein dan laktosa yang ada pada susu sapi, penyebab bayi alergi susu sapi dapat dipicu oleh beberapa hal lain, seperti:

  • Kelainan sistem kekebalan tubuh bayi
  • Memiliki riwayat alergi lainnya pada bayi
  • Memiliki penyakit dermatitis atopik
  • Memiliki keturunan alergi susu sapi dari orang tua
  • Memiliki sistem pencernaan yang masih belum siap untuk susu sapi
  • Memiliki sindrom enterokolitis

Selain dari beberapa hal di atas, bayi alergi susu sapi juga dapat disebabkan oleh pemberian susu sapi yang terlalu dini. Sehingga tubuh bayi secara otomatis tidak siap memproses susu sapi dan menyebabkan alergi.

Bagaimana ciri-ciri bayi alergi susu sapi?
Ciri-ciri bayi alergi susu sapi biasanya akan muncul dan dapat dirasakan, tergantung pada onsetnya. Onset alergi susu sapi pada bayi umumnya dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Onset cepat (terjadi secara langsung setelah pemberian susu sapi)
  • Onset lambat (terjadi secara perlahan-lahan dan cenderung tertunda)

Beberapa ciri-ciri bayi alergi susu sapi adalah sebagai berikut:

  • Munculnya ruam dan kemerahan pada kulit
  • Munculnya reaksi gatal pada kulit seperti biduran
  • Munculnya bengkak pada bibir, wajah, mata, dan eksim
  • Munculnya masalah pencernaan seperti mual, muntah, nyeri perut, dan diare
  • Munculnya rinitis alergi seperti pilek atau hidung tersumbat

Bagi ibu yang memiliki bayi alergi susu sapi harus dapat memperhatikan ciri-ciri tersebut. Apabila bayi memiliki ciri-ciri yang lebih parah seperti:

  • Mulut bayi mengalami pembengkakan dan menyebar ke area lidah serta tenggorokan
  • Mengalami kesulitan saat bernafas dan nafas berbunyi
  • Wajah tampak pucat dan mengalami penurunan kesadaran

Segeralah hubungi dokter spesialis anak untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat saat mengalami alergi parah.

Apa bahaya bayi alergi susu sapi?
Jika bayi mengalami alergi susu sapi, bayi memiliki risiko berbahaya yang dapat mengancam kesehatannya. Beberapa bahaya bayi alergi susu sapi antara lain, yaitu:

  • Malnutrisi atau kurangnya nutrisi akibat tidak mengonsumsi susu sapi
  • Mengalami penurunan berat badan
  • Mengalami alergi makanan lainnya
  • Mudah mengalami demam dan penyakit lainnya
  • Mengalami komplikasi alergi

Jika bayi memiliki alergi susu sapi, berkonsultasilah dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat untuk kesehatan dan pertumbuhan bayi.

Alternatif susu sapi bagi pertumbuhan bayi
Bayi alergi susu sapi dapat diberikan alternatif lain selain susu sapi untuk mendukung pertumbuhannya. Beberapa alternatif susu sapi, yaitu:

  • ASI ekslusif dari ibu
  • Susu formula hypoallergenic
  • Susu formula soya atau kedelai

Namun, ada baiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter dan tim medis lainnya agar bayi mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan harian bayi.